Ngabuburit di Kawasan CFD Buah Batu
BANDUNG, (PRLM).- Ribuan orang berbagai usia mengunjungi kawasan car free day (CFD) Buah Batu, Kota Bandung, Minggu (22/7) sore. Acara CFD minggu ini berbeda dengan CFD sebelumnya karena digelar pada sore hari pukul 14.00-18.00 WIB. Perubahan waktu acara pada bulan ramadan ini, menurut Ketua CFD Buah Batu Bagus Machdiantoro (42), membuat antusias warga belum seramai biasanya.
Tidak ada aktivitas olah raga seperti senam atau lari sore di sepanjang jalan. Pengunjung hanya berjalan santai mendatangi stan penjual sambil mendengarkan acara musik. Jalan Buah Batu ditutup sekitar pukul 14.00 tetapi pukul 15.15 banyak mobil sempat diizinkan melintasi jalan.
Para pengunjung dari Buah Batu dan sekitarnya ini sebagian besar para pejalan kaki dan yang lainnya mengendarai sepeda sambil menanti buka puasa. "Kalau CFD hari ini lebih tepat disebut acara ngabuburit. Karena memang acaranya juga bukan olah raga tetapi ngabuburit ada juga bazar sembako (beras, minyak goreng, gula, mie) murah, dan bakti sosial dengan memberi santunan untuk panti jompo di Jalan Lodaya," kata Bagus saat ditemui "PRLM" di kawasan CFD Jalan Buah Batu, Minggu (22/7/12).
Walau tidak terlalu ramai, minggu pertama bulan ramadan di Jalan Buah Batu tidak sepi penjual. Penjual pakaian, makanan, minuman, camilan, balon, terompet, dan berbagai produk lainnya tetap ditemukan sepanjang jalan. Pengamanan dari puluhan anggota Buah Batu Corps juga tetap bersiaga di pinggir jalan.
Tidak hanya pedagang yang berjualan di dalam stan, pedagang kaki lima (PKL) juga menawarkan barangnya. Bagus optimistis acara CFD yang dikemas dalam bentuk ngabuburit ini akan jauh lebih ramai pada minggu mendatang. Dia juga berharap minggu berikutnya, tidak hanya pengunjung melainkan para penjual juga semakin ramai.
Ungkapan yang sama juga disampaikan salah satu penjual baju, Yani Siti Hasanah (32) warga Sasak Gantung, Bandung. Yani mengatakan suasana CFD minggu ini tidak seramai minggu lalu yang diadakan pukul 06.00-10.00 WIB. "Mungkin perubahan jadwal di bulan ramadan ini membuat orang-orang masih istirahat dan banyak yang belum tahu juga," katanya.
Yani juga mengatakan jumlah penjual juga berkurang drastis. Biasanya para penjual bertumpahan dari ujung hingga ujung jalan batas kawasan CFD Buah Batu tanpa memakai tenda. Namun kali ini, sekitar 40 penjual berdagang memakai tenda yang disediakan panitia.
Salah satu pengunjung, Sumarsih (48) warga Planuk Dalam, Buah Batu yang sering datang acara CFD mengatakan walau ramai pengunjung, keramaian CFD tidak seramai biasanya. "Mungkin yang lainnya sedang masak di rumah jadi malas ke luar atau tidak tahu ada CFD jam segini. Kalau saya mau beli saja untuk buka puasa soalnya CFD kali ini banyak jual tajil atau makanan manis lainnya untuk berbuka," kata perempuan yang datang bersama anak-anaknya ini. (CA-01/A-108)***